Bagian 16:
Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia
(kupasan kedua dari paragraf tiga dan
empat, lewat esainya Dr. Ignas Kleden)
Nurel Javissyarqi
I
Gugatan untuk Anugerah Sastra Mastera
(Majelis Sastera Asia Tenggara) 2006, dan Anugerah Sastra Dewan Kesenian
Riau 2000, yang meloloskan pengertian “Kun Fayakun,”
(yang dirombak
oleh Sutardji ke dalam bahasa Indonesia
dengan
membentuk makna; “Jadi, lantas jadilah!, serta Jadi maka jadilah!”).